√ Yang Harus Dilakukan Ketika Pengindeksan URL Melalui Search Console Dinonaktifkan Sementara - dem
Diberdayakan oleh Blogger.

Sabtu, 21 November 2020

Yang Harus Dilakukan Ketika Pengindeksan URL Melalui Search Console Dinonaktifkan Sementara

Pada tanggal 14 Oktober 2020, Google menginformasikan bahwa fitur permintaan pengindeksan URL dinonaktifkan sementara.

Google juga mengabarkan pada laman Bantuan Search Console terkait data anomali bahwa fitur search console sedang mengalami pembenahan untuk membuat beberapa update di sistemnya.

Yang Harus Dilakukan Ketika Pengindeksan URL Melalui Search Console Dinonaktifkan Sementara


Sementara itu, kini fitur request indexing mengalami gangguan dan webmaster serta para praktisi SEO kesulitan untuk meminta pengindeksan halaman baru yang telah dipublikasikan pada website atau blog mereka.

Meski demikian, namun Google pun menjelaskan bahwa crawling dan indexing akan tetap berjalan dengan metode reguler.

Apa yang harus dilakukan saat ini?

Webmaster tentunya perlu memahami cara kerja perayapan dan pengindeksan google.

Crawling atau perayapan merupakan suatu proses yang mana Googlebot merayapi dan memeriksa URL yang ditemukan.

Indexing atau pengindeksan adalah proses dimana Google akan menganalisis konten yang ada pada URL yang di-crawl, kemudian menyimpan data konten tersebut untuk kemudian disuguhkan kepada pengguna internet yang mencari informasi relevan dengan konten yang diindeks.

Jadi, yang bisa dilakukan saat permintaan pengindeksan URL dinonaktifkan adalah dengan membuat konten dalam URL tersebut dirayapi atau di crawl oleh Google.

Sehingga...

Konten yang sering dirayapi oleh Google akan berpeluang besar dimasukkan ke indeks Google penelusuran.

Secara praktis para pemilik blog atau webmaster bisa melakukan hal-hal berikut.

Inilah solusinya...

Membangun Internal Link ke Halaman Baru dari Halaman Populer

Internal link merupakan salah satu metode atau cara untuk membangun website yang powerfull.

Internal link adalah tautan yang terdapat dalam sebuah website atau blog, yang mengarahkan pembaca dari satu halaman ke halaman lainnya.

Ketika permintaan pengindeksan ditangguhkan sementara seperti saat ini, membangun SEO Onpage menggunakan internal link adalah cara yang baik untuk mentransfer page rank dari halaman satu ke halaman lainnya dalam blog Anda.

Mengapa halaman populer yang harus menjadi acuan?

Halaman populer di sebuah website atau blog umumnya mendapatkan traffic reguler dari search engine.

Umumnya, halaman tersebut berada pada halaman 1 Google pada suatu kata kunci yang dicari pengguna internet.

Halaman populer juga biasanya memiliki page rank yang besar.

Dengan menautkannya ke halaman baru, maka page rank yang dimiliki halaman populer akan disumbangkan sebagian ke halaman baru itu.

Di samping itu, halaman baru sangat mungkin mendapatkan lalu lintas atau traffic dari halaman populer di situs Anda.

Anda bisa menggunakan anchor text yang sesuai untuk mengarahkan pengunjung ke halaman baru tersebut.

Mengirimkan Peta Situs Baru di Search Console

Mengirimkan peta situs / sitemap ke search console berarti memberitahukan kepada Google bahwa blog Anda mempunyai konten baru.

Meski mengirimkan peta situs tidak memberikan efek traffic yang langsung, namun setidaknya Anda memberitahukan bahwa website atau blog telah mengupdate konten.

Anda bisa mengirimkan peta situs baru ke search console melalui fitur pengiriman peta situs di properti website yang diinginkan.

Memanfaatkan Media Sosial untuk Mendapatkan Traffic

Peran media sosial sangat besar dalam membangun kepercayaan dan brand Anda.

Apabila konten Anda dibagikan di media sosial pada audiens yang tepat maka ini bisa menjadi sinyal yang baik untuk pertumbuhan website / blog Anda.

Jika Anda mendapatkan kepercayaan dari audiens di media sosial , baik di facebook, twitter, maupun youtube, maka audiens akan kembali ke situs Anda.

Semakin sering mereka berkunjung, maka akan semakin sering pula Google merayapi URL halaman yang Anda bagikan di media sosial.

Dengan demikian, proses crawling atau perayapan akan terjadi terus menerus sehingga konten di website Anda berkesempatan lebih besar untuk di indeks oleh Google.

Dari tahap indexing itu Google akan mencocokkan antara istilah penelusuran pengguna internet dengan konten Anda, sehingga apabila tingkat relevansi nya tinggi maka konten pada URL halaman Anda akan mendapatkan ranking di Google penelusuran.

Demikian hal yang bisa & harus dilakukan ketika permintaan pengindeksan URL dinonaktifkan sementara di search console.

Apa pendapat Anda?
Tuliskan komentar Anda di kolom yang tersedia.

Get notifications from this blog