√ Rangkuman Materi IPA tentang Energi dalam Sistem Kehidupan - dem
Diberdayakan oleh Blogger.

Jumat, 15 Januari 2021

Rangkuman Materi IPA tentang Energi dalam Sistem Kehidupan

Artikel ini memuat rangkuman materi IPA kelas 7 SMP/MTs tentang Energi dalam Sistem Kehidupan. Rangkuman ini diharapkan dapat bermanfaat dalam proses pembelajaran di kelas, maupun pembelajaran di rumah yang dilaksanakan secara daring. Selain itu, rangkuman yang dibagikan ini juga bisa menyederhanakan materi energi yang terlalu banyak, sehingga siswa (peserta didik) dapat mudah memahaminya.

rangkuman materi ipa tentang energi dalam sistem kehidupan (untuk smp/mts kelas 7 - kurikulum 2013)


Berikut ini rangkumannya.

Energi dalam Sistem Kehidupan

Apa yang dimaksud dengan Energi?

Energi merupakan kemampuan, kekuatan, tenaga untuk melakukan suatu usaha, aktivitas, atau perubahan.

Hukum Kekekalan Energi

James Prescott Joule seorang ilmuwan berkebangsaan Inggris ia merumuskan sebuah teori yang sekarang dikenal dengan Hukum Kekekalan Energi yang berbunyi bahwa Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, namun energi dapat diubah atau ditransfer dari satu bentuk ke bentuk lainnya.

Macam-macam Energi

Energi dapat dibedakan menjadi:

Energi Potensial

Energi potensial merupakan energi yang dimiliki oleh suatu benda karena posisi atau kedudukannya pada sebuah acuan. Pada dasarnya, benda-benda yang ada di permukaan bumi memiliki energi potensial akibat adanya gaya gravitasi bumi. Energi potensial juga dapat dimiliki suatu benda yang menggantung, misalnya buah mangga yang masih melekat pada tangkai atau pohonnya.

Energi Kinetik

Energi kinetik (disebut juga energi gerak) adalah jenis energi yang berkaitan dengan gerakan benda. Nilai dari energi kinetik akan semakin besar jika gerakan benda semakin cepat. Begitupun sebaliknya.

Energi Panas

Energi panas (disebut juga kalor) yaitu jenis energi yang mampu mengubah suhu dan wujud zat. Dalam kehidupan, energi panas biasanya dihasilkan dalam proses perubahan bentuk energi. Sumber energi panas yang terbesar adalah matahari. Matahari berasal dari cahaya memiliki suhu yang sangat panas. Sumber-sumber panas lainnya bisa kita dapatkan dari korek, kompor, setrika, dan lainnya.

Energi Listrik

Energi listrik merupakan energi yang muncul karena adanya muatan listrik yang bergerak (positif atau proton; dan negatif atau elektron). Energi listrik adalah salah satu energi yang selalu digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya untuk menonton TV, charge, menghidupkan peralatan elektronik di rumah, dan lain sebagainya.

Energi Cahaya

Energi cahaya adalah jenis energi yang berasal dari benda-benda yang dapat memancarkan cahaya. Matahari merupakan sumber dari energi cahaya terbesar yang ada di bumi.

Energi Bunyi (Suara)

Energi bunyi yaitu bentuk energi yang dihasilkan dari getaran suatu benda. Partikel partikel udara yang bergetar tersebut menimbulkan bunyi. Bunyi merupakan gelombang yang dapat merambat melalui udara. Sumber energi bunyi bisa berasal dari pukulan, petikan, gesekan, dan sebagainya. Termasuk manusia dapat menghasilkan bunyi dari getaran pita suaranya.

Energi Kimia

Energi kimia yaitu bentuk energi yang terkandung dalam ikatan kimia. Perubahan bentuk dari energi kimia menjadi energi yang lain dapat terjadi melalui peristiwa yang disebut dengan reaksi kimia.

Energi Nuklir

Energi nuklir adalah energi potensial yang dihasilkan dari reaksi antarpartikel di dalam inti atom. Sumber energi nuklir yaitu energi ikat (energi yang dihasilkan dari proton dan neutron saat partikel tersebut bergabung membentuk satu atom) pada partikel bebas.

Energi Pegas

Energi pegas merupakan jenis energi dihasilkan dari benda yang dapat memanjang (elastis) seperti per kendaraan (mobil, motor, dan lain-lain), karet, timbangan pegas, dan sebagainya.

Perubahan Energi

Seperti dijelaskan dalam Hukum Kekekalan Energi, bahwa: Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, namun energi dapat diubah atau ditransfer dari satu bentuk ke bentuk lainnya.

Berdasarkan definisi tersebut maka energi bisa diubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya.

Contoh perubahan bentuk energi dalam kehidupan sehari-hari

1. Perubahan Energi Kimia menjadi Energi Listrik 

Energi kimia merupakan energi yang terkandung dalam suatu zat, senyawa yang mengandung unsur kimia. Sedangkan, energi listrik merupakan energi yang dihasilkan dari pergerakan partikel-partikel yang bermuatan (proton atau elektron).

Contoh:

Akumulator atau aki menghasilkan listrik yang berguna untuk menghidupkan motor. 

2. Perubahan Energi Listrik Menjadi Energi Kimia

Contohnya:

Penyetruman (setrum) akumulator atau aki kendaraan dapat menghilangkan senyawa air dan menghasilkan senyawa H2SO4.

3. Perubahan Energi Gerak Menjadi Energi Listrik 

Contohnya:

Pemanfaatan angin untuk menggerakkan kincir sehingga menghasilkan listrik.

4. Perubahan Energi Listrik Menjadi Energi Gerak

Contohnya:

  • Gerakan kipas angin yang dihasilkan dari listrik
  • Gerakan blender yang dihidupkan dengan listrik
  • Mesin cuci, dan sebagainya.

5. Perubahan Energi Listrik Menjadi Energi Bunyi (Suara)

Contohnya:

  • Suara yang dihasilkan oleh radio listrik
  • Pengeras suara atau speaker listrik.

6. Perubahan Energi Cahaya Menjadi Listrik

Contohnya:

Pemanfaatan solar sel dalam pembangkit listrik tenaga surya.

7. Perubahan Energi Listrik Menjadi Panas

Contohnya:

  • Panas yang dihasilkan setrika listrik
  • Panas yang dihasilkan oleh oven listrik.

8. Perubahan Energi Kimia Menjadi Energi Gerak

Contohnya:

Penggunaan bahan bakar bensin untuk menggerakkan kendaraan.

9. Perubahan Energi Gerak Menjadi Energi Kimia

Contohnya:

Manusia akan menghasilkan energi kimia berupa ATP (adenosin trifosfat) saat ia bergerak. Ini terjadi dalam proses metabolisme tubuh.

10. Perubahan Energi Cahaya Menjadi Energi Kimia

Contohnya:

Pembentukan zat gula (C6H12O6) dengan bantuan cahaya matahari yang terjadi dalam proses fotosintesis.

Fotosintesis

Apa yang dimaksud dengan fotosintesis?

Fotosintesis adalah proses kimiawi yang terjadi dalam tubuh makhluk hidup untuk menghasilkan energi dalam bentuk zat kimia (glukosa) sebagai makanan bagi makhluk hidup.

Siapa yang melakukan fotosintesis?

Makhluk hidup yang mempunyai klorofil. Misalnya: Tumbuhan, Alga, dan Bakteri ungu (Rhodobacter sphaeroides)

Apa syarat terjadinya fotosintesis?

Syarat terjadinya fotosintesis yaitu harus ada cahaya matahari, klorofil, karbon dioksida, dan air.

Penjelasan sederhana tentang proses fotosintesis

Pada pagi hari tumbuhan menyerap air dari tanah dan mengangkutnya ke daun. Sementara itu, cahaya matahari yang mengenai daun akan menyebabkan stomata (mulut daun) membuka.

Selanjutnya, cahaya matahari masuk ke daun baik melalui stomata maupun menembus langsung. Kemudian memasuki bagian dalam daun yang disebut grana (berada di kloroplas yang mengandung banyak klorofil), dari sana terjadilah reaksi terang.

Pada reaksi terang, terjadi proses penguraian air (H2O) dengan bantuan cahaya matahari, ADP, NADP+, dan Pi, sehingga menghasilkan ATP, NADPH, 3H+, dan O2. O2 (Oksigen) yang dihasilkan dari proses penguraian air akan dilepas oleh tumbuhan ke alam melalui stomata.

Di sisi lain, saat stomata terbuka, CO2 dari lingkungan akan masuk ke daun melalui stomata dan bergerak menuju stroma (cairan yang berada pada kloroplas namun di luar grana). Dari sini terjadi reaksi gelap.

Di stroma, CO2 akan diubah menjadi gula (glukosa, rumus C6H12O6) melalui serangkaian proses kimia dalam siklus calvin benson dengan bantuan ATP, NADPH, H+, dan molekul lainnya. Glukosa inilah yang akan menjadi makanan bagi tumbuhan, menyusun pati (karbohidrat), dan bahan untuk melakukan respirasi (proses pembebasan energi dalam bentuk ATP dari dalam glukosa dengan bantuan oksigen)

Reaksi kimia pembentukan glukosa dalam fotosintesis adalah sebagai berikut:

cahaya matahari + 6H2O (air) + 6 CO2 (karbon dioksida) → C6H12O6 (glukosa) + 6O2

Apa manfaat fotosintesis?

Manfaat fotosintesis adalah menjaga siklus energi tetap berjalan. Dengan adanya fotosintesis, tumbuhan bisa menyediakan oksigen bagi makhluk hidup dan bisa menghasilkan energi untuknya sendiri, sehingga sampai saat ini tumbuhan dapat mempertahankan hidup (ada hingga saat ini).

Keberadaan tumbuhan juga menjadi sumber makanan bagi hewan herbivora dan makhluk hidup lainnya yang memakan tumbuhan. Hewan herbivora ini akan dimakan oleh hewan carnivora dan makhluk hidup lainnya yang memakan daging, termasuk manusia. Tanpa adanya tumbuhan mungkin siklus kehidupan makhluk hidup di bumi akan berhenti dan segera berakhir karena produsen utama dalam rantai dan jaring makanan adalah tumbuhan.

Demikian Rangkuman Materi IPA tentang Energi dalam Sistem Kehidupan yang dapat saya bagikan. Semoga bermanfaat.

Get notifications from this blog