√ Tips agar Artikel Muncul di Google saat Searching - dem
Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 06 Desember 2020

Tips agar Artikel Muncul di Google saat Searching

Banyak sekali artikel yang dibuat oleh penulis blog setiap detik, namun mengapa tidak semua artikel bisa muncul di penelusuran teratas google?


Itulah pembahasan yang akan kita pelajari di artikel ini.

Tips agar Artikel Muncul di Google saat orang searching
Gambar ilustrasi


Untuk mengetahui caranya, Anda harus memahami terlebih dahulu faktor-faktor yang menyebabkan artikel muncul di google penelusuran saat orang mencarinya.

Faktor Penyebab Artikel Muncul di Google

Ada beberapa faktor yang menurut saya bisa mempengaruhi kemunculan artikel pada hasil penelusuran google, di antaranya:

1. Kesesuaian Kata Kunci di Artikel dengan Istilah (Queri) yang Digunakan Pengunjung

Faktor pertama yang saya yakini adalah kesesuaian atau kecocokan kalimat dalam artikel dengan kalimat yang diketik oleh pengunjung.

Kita tahu bahwa cara kerja penelusuran google fokus pada tingkat relevansi teks yang diketik di kotak penelusuran dengan sejumlah artikel pada index google.

Jadi, apabila dalam artikel Anda terdapat kalimat yang cocok dengan istilah yang digunakan oleh pengunjung saat melakukan searching, maka peluang artikel muncul di penelusuran google semakin besar.

Ini yang menjadi alasan mengapa seorang penulis artikel perlu memposisikan diri sebagai pencari informasi. Alasannya adalah untuk menemukan frasa kalimat yang mungkin diketik orang lain di google.

Contoh:

Apabila kita membuat artikel dengan judul Cara agar blog terindex di google dalam hitungan menit.

Kemudian ada orang yang mengetik kata tersebut di kotak pencarian, maka google akan menyediakan artikel-artikel yang mempunyai kecocokan dengan kata yang diketik oleh orang tersebut.

Nah, itulah yang biasa dikenal dengan istilah Exact Match Keyword.

2. Artikel Berisi Frasa Kalimat yang Berbeda tapi Merupakan Sinonim dari Istilah Penelusuran Pengunjung

Jika yang pertama kita berbicara tentang kecocokan, di faktor ke-2 yaitu tidak cocok seperti kata yang diketik pengguna, tapi memiliki nilai yang sesuai atau relevan.

Terkadang kalimat yang diketik di pencarian google menampilkan hasil yang berbeda, namun nilainya relevan.

Katakanlah Anda mengetik kalimat: cara mempercepat artikel ter-index di google.

Terkadang judul artikel hasil penelusuran google yang muncul tidak sama persis dengan yang diketik namun nilainya relevan.

Bisa saja judul artikel yang muncul misalnya: 11 tips agar artikel cepat di index di google.

Nah, ini bisa terjadi dan memang sering sekali ditemukan kejadian seperti itu.

Itu yang biasa disebut oleh para pakar SEO sebagai LSI (Latent Semantic Indexing).

Jadi LSI bisa dikatakan sebagai kata atau kalimat yang mempunyai sinonim atau kesamaan maksud dengan istilah yang diketik pada mesin telusur.


3. Artikel Berisi Kata Kunci yang Unik
Faktor ke-3 yang bisa menyebabkan artikel muncul di hasil pencarian Google adalah menggunakan kata kunci yang unik. Unik di sini maksudnya yaitu kata atau kalimat yang Anda tulis pada artikel Anda benar-benar baru dan belum ada kata yang cocok dengan itu.

Biasanya kata kunci seperti ini dihasilkan oleh mereka yang memang benar menulis secara natural atau oleh penulis yang membuat konsep tulisannya dengan baik dari segi SEO maupun kualitas kedalaman pembahasannya.

Kata kunci yang unik biasanya memiliki tingkat persaingan yang rendah sehingga kesempatan muncul di google semakin besar jika pengunjung menggunakan frasa kalimat yang cocok dengan kata kunci di artikel Anda.

4. Jumlah Kata dalam Artikel Anda lebih Banyak dari Artikel Lainnya

Jumlah kata juga berpengaruh pada kemunculan artikel di google. Banyaknya kata yang dimaksud di sini adalah kata yang bervariasi dan memang kedalaman materinya sangat dalam. Sehingga artikel yang dibuat dengan pembahasan yang detail akan menghasilkan banyak kata.

Dan semakin banyak kata yang beragam dan relevan dengan topik artikel maka itu akan semakin baik karena itu menandakan bahwa artikel tersebut mempunyai kedalaman materi yang bagus.


5. Artikel Berisi Kata Kunci Lainnya yang Relevan dengan Pembahasan Utama

Faktor yang ke-5 ini lebih ke pendalaman artikel. Biasanya artikel seperti itu memuat kata-kata yang masih berkaitan erat dengan pembahasan utamanya.

Misalnya, jika Anda membuat artikel tentang cara membuat blog, maka pasti akan ada kata kunci lainnya yang masih relevan.

Logikanya begini.
Saat orang mencari informasi cara membuat blog, pasti mereka pun ingin mengetahui bagaimana menyetel blog agar lebih SEO. Selain itu, mungkin orang tersebut juga ingin tahu cara mengganti template agar tampilan blognya lebih menarik.

Artikel yang demikian, tentunya memuat informasi lebih lengkap sehingga pengguna internet akan puas dengan pembahasan di blog itu.

Nah, sejauh yang saya pahami itulah beberapa faktor penyebab munculnya artikel di google.

Sekarang kita akan tuntaskan pembahasan ini...

Tips atau Cara agar Artikel Muncul di Penelusuran Google saat Searching

Sebelumnya, saya sampaikan bahwa ini hanyalah tips, saya sudah praktik dan hasilnya memang work. Namun sekali lagi saya jelaskan bahwa mungkin setiap orang akan menghasilkan sesuatu yang berbeda. Oleh sebab itu, eksperimen sendiri akan lebih baik.

Tips & Cara yang saya lakukan adalah sebagai berikut:

1. Riset Kata Kunci Penelusuran

Melakukan riset pada kata kunci penelusuran sesuai topik yang ingin dibahas merupakan strategi agar artikel yang kita buat benar-benar ada yang mencarinya. Tak peduli seberapa banyaknya orang yang mencari, yang penting gunakan kata kunci yang memang pembahasannya dicari oleh orang lain.

Dengan demikian...

Artikel yang ditulis benar-benar dibutuhkan pengguna di internet.

Pilihlah kata kunci atau keyword yang ringan kompetisinya, sehingga peluang artikel baru muncul di google semakin besar.

Untuk mengetahui tingkat persaingan kata kunci tertentu, Anda bisa menggunakan SEOquake. Sedangkan untuk mengetahui volume penelusuran suatu kata kunci Anda bisa menggunakan Tool Riset Kata Kunci (Misalnya: Ubersuggest, Keyword Finder, Keyword Surfer, dan lain-lain).

2. Buat Judul Artikel sesuai Kata Kunci Hasil Riset

Setelah menemukan kata kunci yang persaingannya ringan dan volume penelusurannya cukup bagus, selanjutnya Anda buat judul artikel yang sesuai dengan kata kunci tersebut.

Bagaimana jika judul tersebut sudah ada di Google?
Tindakan yang bijaksana adalah dengan menggunakan Judul berbeda namun maksudnya sama. Anda bisa menggunakan konsep Latent Semantic Indexing.

Mengapa demikian?

Alasannya karena Google suka yang unik atau baru.
Jadi, keunikan itu bukan hanya pada isi artikel saja.
Judul Artikel pun Harus Unik.

Gunakan Judul yang singkat namun dapat menggambarkan isi dari artikel secara umum.

Untuk melihat perkiraan penampakan artikel Anda di Google, Anda bisa menggunakan Tool SERP Simulator. Dengan tool tersebut Anda bisa melihat bagaimana blog Anda terlihat di hasil penelusuran Google baik pada perangkat komputer maupun mobile.

Anda juga bisa melihat jika judul yang Anda buat itu terlalu panjang, dengan begitu Anda bisa mengganti judulnya jika terlalu panjang sehingga judul muncul seluruhnya (tampilannya tidak terpotong) di search engine google.

3. Buat Kerangka Artikel dengan Kedalaman Materi yang Mengacu pada Judul

Judul biasanya merupakan keyword utama artikel. Judul itu yang nantinya akan menentukan kedalaman materi pada artikel.

Berdasarkan pengetahuan saya, suatu artikel yang diberi judul pendek tentunya harus dibahas mendetail karena judul yang pendek tentunya lebih umum dan bahasannya pun harus panjang.

Mari kita ilustrasikan pada dua judul berikut ini.

Judul 1: Cara Membuat Blog
Judul 2: Cara Membuat Blog di Blogger

Judul manakah yang perlu pendalaman lebih?

Saya pikir judul ke-1.

Alasannya karena blog itu platformnya banyak. Ada blogger.com, wordpress, joomla, wix, dan sebagainya.

Berbeda dengan judul ke-2 yang pembahasannya hanya berpusat pada situs Blogger saja.

Mari kita terapkan lagi untuk menemukan sub pembahasan untuk cara membuat blog di blogger.

Informasi yang mungkin pengunjung butuhkan tidak hanya sebatas pada langkah-langkah pembuatan blog saja. Tapi kita bisa memperkaya atau memperdalam pembahasannya dengan menjelaskan sejarah singkat blogger, pemilik situs blogger, kemudian hal yang harus dipersiapkan sebelum membuat blog di blogger, hingga pada langkah-langkah pembuatan blognya.

Lebih mendalam lagi mungkin pengunjung juga ingin mengetahui bagaimana menyetel blog supaya bisa mudah terindex di google, dan sebagainya.

Intinya kedalaman artikel akan bergantung pada judul yang digunakan. Semakin pendek judul yang Anda gunakan, semakin artikel itu perlu pembahasan yang lebih dalam. Itu se-tahu saya.

4. Buat Artikel Berisi Materi Lengkap terkait Topik Pembahasan

Tips ke-4 ini adalah lanjutan dari tips sebelumnya. Jika kerangka artikel sudah disusun dengan baik mulai dari judul utama hingga sub judulnya, maka selanjutnya adalah membuat artikel berdasarkan kerangka yang telah dibuat.

Semakin banyak sub pembahasan yang Anda gunakan untuk melengkapi artikel Anda maka itu akan semakin baik, karena Anda akan berhasil membuat artikel yang kaya dengan informasi.

Intinya adalah membuat pengunjung betah membaca artikel yang Anda tulis.

Semakin lengkap materi dalam artikel maka semakin mereka lama berada di blog Anda.

Itu menandakan bahwa pengunjung menikmati tulisan Anda.

5. Gunakan Kalimat yang Mungkin Diketik Pengunjung untuk Mencari Informasi di Artikel Anda

Bagian ini cukup penting karena cara kerja google penelusuran adalah mencari kecocokan istilah yang digunakan pengunjung dengan teks kalimat yang terekam dalam index google.

Sebagai hasilnya maka google akan menyajikan sekumpulan artikel yang paling cocok dengan istilah pencarian yang dipakai pengunjung dalam mencari informasi.

Artikel dengan peringkat 10 paling atas menandakan bahwa itu adalah artikel yang paling relevan dengan yang dicari pengunjung.

Jadi, pikirkan untuk menggunakan beberapa kalimat yang mungkin diketik pengunjung saat mereka searching di google.

6. Periksa Kembali Artikel yang Sudah Ditulis

Untuk menghasilkan tulisan terbaik, penulis artikel perlu memeriksa kembali tulisannya. Banyak hal yang perlu diperiksa dari artikel sehingga menjadikannya lebih baik.

Kesalahan dalam mengetik sangat mungkin terjadi. Oleh sebab itu, untuk mendapatkan hasil yang maksimal tentunya artikel harus diperiksa berulang-ulang, sehingga semua yang ada pada artikel itu dapat dimengerti.

7. Cek Keunikan Artikel

Google adalah mesin telusur yang suka dengan hal unik atau baru. Seorang penulis artikel wajib memeriksa keunikan artikel yang dibuat sebelum mempublikasikan.

Mengapa mengecek keunikan artikel itu penting?
Ini penting sekali karena artikel bisa dikatakan bermutu apabila isinya unik atau berbeda dengan yang lain. Tidak hanya isi, sebenarnya keunikan artikel juga harus tergambar dari judul yang digunakan.

Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui unik tidaknya artikel sebelum ia dipublikasikan.

Anda bisa menggunakan tool online seperti Plagiarism Checker untuk mengetahui seberapa unik artikel Anda.

9. Publikasikan Artikel Anda

Mempublikasikan artikel merupakan tahapan yang bisa dilakukan apabila semua elemen dalam artikel sudah lebih baik dan mendekati sempurna.

Setelah artikel Anda melewati tahapan pemeriksaan, baik dari segi penulisan teks maupun sistematika tulisan, selanjutnya Anda bisa mempublikasikan artikel tersebut dengan penuh percaya diri.

Mengapa?
Karena sekarang artikel Anda lebih baik dari sebelumnya.
Percayalah bahwa tulisan yang baik tidak akan tercipta tanpa adanya proses panjang dan rumit.

10. Submit URL Artikel di Google Search Console

Setelah artikel dipublikasikan, kita tidak boleh diam begitu saja. Sesaat setelahnya, segera Submit atau kirim URL artikel Anda ke Google search console untuk meminta pengindeksan.

Ini dilakukan supaya artikel di crawl, kemudian di index oleh Google sehingga artikel lebih cepat muncul di google.

Jika kata yang mereka ketik di kotak pencarian cocok dengan frasa kalimat atau kata kunci di artikel Anda, maka artikel Anda akan berkesempatan muncul di Google saat di-searching.

11. Bagikan Artikel di Sosial Media dengan Bijaksana

Berbagi informasi di sosial media perlu dilakukan guna mendapatkan memperluas jangkauan sehingga artikel akan dibaca oleh mereka yang tertarik dengan pembahasan yang Anda bagikan. Selain itu, sinyal baik pun bisa datang dari sosial media jika artikel mendapatkan banyak like dan share.

Meski berbagi di media sosial itu perlu, tapi lakukan itu dengan bijaksana. Maksudnya, bagikan artikel dengan sewajarnya dan jadilah pemberi informasi yang ramah.

12. Tunggu Hasilnya dan Bersabarlah

Setelah semua tips diterapkan, tips terakhir adalah tunggu hasil kerja keras Anda dan sabarlah jika apa yang dilakukan hasilnya belum tampak.

Seperti yang saja jelaskan di awal bahwa beda orang akan berbeda pula hasilnya. Jadi, apabila semua tips di atas sudah Anda lakukan, tetaplah bersabar dan teruslah bereksperimen agar artikel Anda muncul di google.

Get notifications from this blog